Jumat, 22 Januari 2010

INFO HANGAT

BONA SANDAL adalah perusahan yang bergerak di bidang segala SANDAL ANYAMAN ,melainkan Sandal Anyaman untuk di pakai di Hotel,Pantai,atau Oleh2 Buat Kenangan habis berlibur di BALI,kami juga menerima pesanan pembuatan sandal yang anda inginkan,baik dari ukuran yang anda inginkan dari size Anak2 atau Dewasa kami bisa buatkan,yang jelas kami jamin anda puas berkunjung ke tempat kami.

Sabtu, 11 Juli 2009

PENAWARAN HARGA SANDAL

Sandal Anyaman Jenis Hotel

Handycraft Sandal Anyaman Tikar Jenis Hotel

>Sandal Bahan dari Pandan List Putih : (sol 1 lapis 4mm) (no 001)
.Harga Grosir @Rp.7.000,-/psg (minimal pembelian 100psg)
.Harga Eceran @Rp.8.000,-/psg

>Sandal Bahan Satu Pandan List Coklat : (sol 1 lapis 4mm) (no 02)
.Harga Grosir @Rp.8.000,-/psg (minimal pembelian 100psg)
.Harga Eceran @Rp.9.000,-/psg

> Sandal Bahan Satu Kain List Hitam: (sol 1 lapis 4mm) (no 03)
.Harga Grosir @Rp.8.000,-/psg (minimal pembelian 100psg)
.Harga Eceran @Rp.9.000,-/psg

> Sandal Bahan Satu Kulit: (sol 1 lapis 4mm) (no 04)
.Harga Grosir @Rp.10.000,-/psg (minimal pembelian 100psg)
.Harga Eceran @Rp.12.000,-/psg

>Sandal Bahan dari Kain Batik: (sol 1 lapis 4mm) (no 05)
.Harga Grosir @Rp.7.500,-/psg (minimal pembelian 100psg)
.Harga Eceran @Rp.12.000,-/psg
Jenis kain batik yang biasa, sesuai harga.

Size Standar No 37-41 / 38-42
Harga Sandal Ukuran Size Lebih Besar >43 +Rp.1.000,-/psg

Untuk Info lebih lanjut dan pemesanan bisa hubungi :
Info Call : 0361-2078419 / 081916353608
Email : ary_ggs@yahoo.co.id
Website : www.bonasandal.blogspot.com

Pembayaran Dengan Rekening BANK BRI ( no rekening dberitahukan saat pemesanan )

Pemesanan Dalam Jumlah Banyak Grosir Pengiriman Langsung Dari Kantor Kami.

Note :
> Saat ini pemesanan barang dalam jumlah banyak min 100bh

(DP 50%)
> Kombinasi warna tikar disesuaikan dengan persediaan bahan / bisa pesan


> Mutu kain batik disesuaikan dengan harga. harga kain batik lebih mahal jd harga sandal lebih mahal juga.
> Harga sewaktu - waktu dapat berubah
> Harga sandal sesuai dengan bahan yang digunakan, makin bagus mutu bahannya harganya juga lebih mahal. Misal sesama bahan Kain.
> Harga sandal harap dikonfirmasi terlebih dahulu sesuai dengan model yang dipilih

>Bisa juga memberikan bahan baku sandal tersebut dan kami buatkan sesuai contoh sandal yang di inginkan.

Contoh Sandal Hotel :


SANDAL LONTAR DI ANYAM.jpg

01 Sandal Hotel Ban Satu Pandan Polos List Putih

SANDAL LONTAR.jpg

02 Sandal Hotel Ban Satu Pandan List Coklat
SANDAL KHUSUS HOTEL.jpg

03 Sandal Hotel Ban Satu Kain List Hitam
sandal dari kulit.jpg

04 Sandal Hotel Ban Satu Kulit
SAMBAL  KAIN.jpg

05 Sandal Hotel Ban Satu Kain Batik

Bagian atas Borang

Bagian bawah Borang

sofhiehandycraft

BONA SANDAL

Minggu, 05 Juli 2009

PENAWARAN HARGA SANDAL



Handycraft Sandal Anyaman Tikar,Kain Batik,Lontar ,DLL

>Sandal Bahan dari Pandan: (sol 1 lapis 4mm)
.Harga Eceran @Rp.9.000,-/psg

>Sandal Bahan dari Kain Batik: (sol 1 lapis 4mm)
.Harga Eceran @Rp.12.000,-/psg
Jenis kain batik yang biasa, sesuai harga.



>Sandal Bahan dari Lontar: (sol 1 lapis 4mm)
.Harga Eceran @Rp.12.000,-/psg
Jenis Lontar Anyaman yang biasa, sesuai harga.



Size Standar No 37-41 / 38-42
Harga Sandal Ukuran Size Lebih Besar >43 +Rp.1.000,-/psg

Untuk Info lebih lanjut dan pemesanan bisa hubungi :
Info Call : 081916353608 /ARY ADI
Email : ary_ggs@yahoo.co.id


Pembayaran Dengan Rekening BANK BRI ( no rekening dberitahukan saat pemesanan )

Pemesanan Dalam Jumlah Banyak Grosir Pengiriman Langsung Dari Tempat Pembuatan

Note :
> Saat ini pemesanan barang dalam jumlah banyak min 100bh ada DP:50%
> Kombinasi warna tikar disesuaikan dengan persediaan bahan / bisa pesan
> Mutu kain batik disesuaikan dengan harga. harga kain batik lebih mahal jd harga sandal lebih mahal juga.
> Harga sewaktu - waktu dapat berubah
> Harga sandal sesuai dengan bahan yang digunakan, makin bagus mutu bahannya harganya juga lebih mahal. Misal sesama bahan Kain, ada yang biasa dan ada yang mutu bagus.
> Harga sandal harap dikonfirmasi terlebih dahulu sesuai dengan pesanan

> Bisa juga memberikan bahan baku sandal yang anda inginkan dan kami buatkan

Minggu, 14 Juni 2009

SEMPEL SANDAL


Sandal hotel atau alas kaki unik yang terbuat dari Kulit, UNIQUE, ETNIC, ARTISTIC, FASHION GREEN sangat ringan, dan cocok di pakai untuk orang yang memiliki citarasa seni tinggi. Sangat cocok di gunakan di hotel - hotel maupun untuk sovenir

MESTI DI BUKAK


MENGUAK MISTERI GAYATRI MANTRA


Syair Gayatri Mantra :
Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat.
artinya:O cahaya bersinar yang telah melahirkan semua loka atau dunia kesadaran, O Tuhan yang muncul melalui sinarnya matahari sinarilah budi kami.

Inilah makna dari mantra yang memiliki semua bija-mantra yang kesemuanya melambangkan dari kekuasaan Brahman dalam cahaya suciNya. Om melambangkan Tuhan, Bhur mewakili bumi, Bhuvah melingkupi semua bagian dari daerahnya dewata-dewata dan setengah dewata sampai kepada matahari. Sedangkan Svah mewakili dimensi alam ketiga yang diketahui dengan nama svargaloka dan semua loka-loka yang cemerlang dia atasnya.
Gayatri mantra ini mempunyai getaran sangat kuat sehingga seseorang dalam pencaran rohaninya apabila tulus mengucapkan Gayatri mantra ini akan membawakepada pencerahan bathin. Banyak buku yang mengulas bagaimana kehebatan dari Gayatri mantram tersebut, namun tidak ada guru yang bisa memberikan pelajaran secara sistematis sehingga tidak ada pegangan yang kuat bagi murid-murid untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi.
Gayatri mantram pada dasarnya bekerja secara otomatis dalam kesadaran rohani manusia. Ini di sebabkan mantram tersebut mewakili dari setiap elemen dasar manusia dan alam.
Manusia memiliki tiga bagian badan yaitu badan fisik, badan energy (aura atau cahaya) dan badan roh (atma) ketiga bagian badan ini saling terkait satu samalainnya. Badan fisik berhubungan dengan napas dan prana, dan badan roh berhubungan dengan kesadaran Brahman.
Dijaman yang serba tidak pasti ini, banyak sekali bermunculan suatu masalah dalam kehidupan seperti contoh agama, ekonomi, sosial dan lain-lain dan yang lebih parah lagi adalah banyaknya kasus penyakit. Tidak bisa disangkal lagi bahwa jaman ini materi menjadi tujuan yang paling utama, karena materi bagi seseorang menjajanjikan sebuah kebahagiaan.
Karena pencitraan yang sangat kuat ini, banyak orang pada jaman sekarang melakukan perbuatan yang berorientasi pada harta, segala cara pun dilakukan asalkan terpenuhi nafsunya serta ambisinya. Tidak di dunia ekonomi saja terjadi seperti itu, di dunia energy pun banyak orang menggunakan kekuatan mistik hitam untuk mencelakai secara halus, ini terlepas dari percaya atau tidak dengan hal ilmu hitam. Banyak bermunculan duku-dukun serta paranormal yangmenjajanjikan serta menjual berbagai macam kebolehan serta asesories untuk kedigjayaan atau kesaktian. Apabila tidak kuat iman, bisa dipastikan jaman sekarang akan menjadi budak dari sekian pencitraan yang mencekam dalam kehidupan ini.
Lalu haruskah kita lari dari kehidupan ini dan mengasingkan diri untuk pergi ke hutan atau gua dan apakah kita mengambil jalan singkat bunuh diri?
Kedua-duanya adalah jalan yang konyol, kita harus menghadapi gelombang badai tersebut, namun dengan cara yang sangat halus serta bijak.
Apa yang disebut dengan suara karena kita mempunyai otak serta indra mata. Anadaikan saja seseorang buta dan tuli sejak lahir pasti baginya dunia ini tidakada, inilah yang disebut dengan ikatan indra dengan alam sementa. Untuk bisa terhindar dari masalah tersebut, tidada jalan lain kecuali mencari masalahitu jauh ke dalam hati dan pikiran sebab di sanalah kemelut itu bercokol.
MEDITASI DENGAN GAYATRI MANTRA
Sudah dikatakan Gayatri mantram mempunyai vibrasi sangat kuat terhadap otak dan batin asalkan tahu bagaimana cara menggunakan mantra tersebut. Meditasipada hakekatnya berhubungan dengan pikiran, kesadaran, serta spirit dan sangat dibutuhkan guru yang khusus. Apabila anda ingin menjadikan Gayatri Mantra sebagai bagian dari meditasi anda harus melakukan puasa putih(tanpa garam, dan tidak minum susu) selama dua hari untuk memohon berkat kepada Maha Dewi.
Lakukan puasa mulai hari Rabu (pagi) sampai Jumat (pagi) hanya makan nasi putih dan air putih saja dan lakukan puja Gayatri setiap pagi menghadap matahari terbit, siang hari, dan malam hari. Dalam mengucapkan Gayatri mantra enam kali untuk pagi hari, empat kali untuk siang hari, dan dua puluh sembilan kali untuk malam hari. Lakukan puasa dan puja Gayatri dengan ketulusan hati jangan memohon suatu daya-daya sakti tertentu sebab belum tentu keinginan anda akanterpenuhi. Setelah melakukan puasa dan puja gayatri selama dua hari barulah anda di perkenankan untuk melakukan meditasi ternadap Gayatri mantra sebab api spirit anda sudah menyala.Tambahan:Dalam penjelasannya puasa putih ini dapat dilakukan sehari saja tapi harus pada hari kelahirannya. Misalnya lahir hari Senen, maka puasa dilakukan pada Senen pagi hingga Selasa pagi.TEORI MEDITASI
Sebelum meditasi cucilah muka, tangan, serta kaki, atau anda mandi untuk membersihkan badan dari kotoran sekaligus membuat badan menjadi segar. Duduklah dengan memakai alas dari kain, tikar, atau selimut, posisi punggung tegak lurus dan tangan diletakkan dipangkuan dalam posisi relek. Pejamkan mata, serta tenangkan pikiran berberapa detik, setelah itu ucapkan mantra "

OM Bhur, OM Bhuvah, OM Svah"
ucapkan dengan suara lambat serta santai jangan tergesa-gesa sebanyak limakali, ini bertujuan untuk membersihkan lapisan pikiran.
Pada saat mengucapkan mantra ini arahkan pikiran pada mantra dan suara bukan pada bayangan pikiran. Setelah baca mantra selesai tutuplah mulut serta tenangkan pikiran lalu ucapkan Gayatri mantram" OM Bhur, Bhuvah, Svah, tat savitur varenyam, bhargo devasya dimahi, dhiyo yo nah pracodayat"
dengan lambat dan tenang di dalam hati. Arahkan pikiran serta getaran suara mantra pada jantung, anda cukup meniatkan saja bukan membayangkan.
Meditasi dengan Gayatri mantram sangat efektif untuk berbagai macam keperluan seperti melindungi diri dari energy negatif, kecantikan, kekuatan batin, kecerdasan dan lain-lain. Kekuatan Gayatri mantra tidak bisa berfungsi apabila disertai niat kurang baik. Meditasi Gayatri mantra apabila dilakukan dengan baik serta tulus akan banyak muncul keajaiban-keajaiban yang tidak bisa kita sangka. Gayatri mantra bukan bekerja pada maksud si meditator namun, karunia, energy, rahmat, dari Maha Devi Gayatri yang berhak menentukan. Bagaikan mobil, sang supirlah yang tahu kemana tujuan dari mobil itu, bukan tujuan dari mobil tersebut yang dituruti sang supir.Energy Gayatri masuk dari ubun-ubun melalui tulang belakang serta menyebar keseluruh tubuh fisik, tubuh energy, dan atma. Banyak guru-guru suci yang tercerahkan mengatakan "pencerahan akan kalian dapatkan pada Gayatri mantra. Pada jaman kali yuga ini tiada yang mampu melepaskan lapisan kekotoran pikiran selain getaran halus dari Gayatri mantra.TIPSApa bila anda merasa ada sakit yang disebabkan oleh ulah niat jahat seseorang, dan kalau percaya dengan hal ini anda bisa menggunakan cara berikut ini. Sediakan air bersih , higienis, untuk diminum, lalu jemurlah air tersebut pada cahaya matahari serta cahaya bulan di malam hari. Setelah air tersebut dijemur oleh kedua unsur cahaya tersebut berdoalah pada Tuhan sambil membaca Gayatri mantram 11 kali, setiap habis membaca gayatri mantram tiupkan nafas anda pada air tersebut. Air tersebut bisa diminum atau dipakai campuran obat, mandi dan lain-lainnya. Dengan kekuatan ini segala macam bentuk energy jahat dari seseorang akan hancur oleh kekuatan dari mantra tersebut, hal ini sering terbutkti di daerah-daaerah terpencil. Ada banyak lagi cara-cara yang bisa dijadikan renungan, betapa Gayatri mantra mempu untuk menghadapi dilema dalam hidup ini.

AWATARA

Awatara adalah perwujudan Sang Hyang Widhi turun ke dunia untuk karya penyelamatan terutama pada saat dharma mengalami tantangan dan saat- saat adharma mulai merajalela. Bedanya dengan Maha Resi ialah bahwa Awatara itu adalah perwujudan Hyang Widhi yang turun ke dunia, sedangkan Maha Resi adalah manusia terpilih karena dapat meningkatkan jiwanya ke kesempurnaan sehingga dapat menerima wahyu. Dalam Wisnu Purana dikenal sepuluh perwujudan Sang Hyang Widhi Wasa dalam penyelamatan dunia ialah:
Awatara
Adalah Sanghyang Widhi Wasa turun ke bumi berwujud:
1 Matsya Awatara
Ikan yang maha besar
2 Kurma Awatara
Kura-kura (penyu) raksasa
3 Waraha Awatara
Badak Agung
4 Narasingha Awatara
manusia berkepala Singa, membunuh Raja Hirania Kasipu sebagai tokoh Adharma saat itu.
5 Wamana Awatara
Orang Kerdil yang membunuh Raja Bali sebagai tokoh Adharma.
6 Rama Parasu Awatara
Pandita yang selalu membawa kampak, memberi kesadaran kepada para kesatria untuk mengendalikan Dharma atau kepemimpinan dengan sebaik- baiknya.
7 Rama Awatara
putra Prabu Dasarata, guna membela dharma melawan adharma yang dipimpin oleh Rawana yang pasukannya terbasmi.
8 Krisna Awatara
sebagai putra Prabu Wasudewa dengan Dewi Dewaki menghancurkan Raja Kangsa dan Jarasanda golongan adharma pada saat itu.
9 Budha Awatara
sebagai putra Prabu Sudodana dengan Dewi Maya bertugas menyadarkan umat manusia, agar bebas dari penderitaan melalui jalan tengah di antara delapan cakram (putaran hidup).
10 Kalki Awatara.
penunggang kuda putih dengan membawa pedang terhunus dan akan membasmi makhluk yang adharma. Awatara ini adalah yang ke-10,Menurut keyakinan kita beliau akan datang nanti bila adharma sudah betul- betul merajalela.



MAHA RESI

Resi adalah orang yang atas usahanya melakukan tapa brata yoga samadhi, memiliki kesucian, terpilih oleh Tuhan, dapat menghubungkan diri dengan Tuhan, sehingga dengan kuasa- Nya dapat melihat hal yang sudah lampau, sekarang, dan yang akan datang, serta dapat menerima wahyu (Sruti). Istilah Resi sebenarnya tidak sama artinya dengan Pendeta, namun kadang- kadang diartikan sama, seperti terdapat di beberapa daerah. Untuk membedakan pengertian Resi sebagai Pendeta dan Resi sebagai Nabi, maka dipakailah istilah Maha Resi untuk menyatakan Resi sebagai Nabi.
Maha Resi Byasa beserta murid- muridnya terkenal karena karyanya membukukan (kodifikasi) kitab- kitab Weda, sehingga terhimpunlah kitab Catur Weda.



KITAB SUCI WEDA

Kitab suci agama Hindu disebut Weda. Adapun kata Weda ini berasal dari bahasa Sanskerta dari akar kata Wid berkembang menjadi kata WEDA atau WIDYA yang berarti pengetahuan. Sebagai kitab suci kata Weda mengandung pengertian himpunan ilmu pengetahuan suci yang bersumber dari Sang Hyang Widhi Wasa diterima atau didengar oleh para Maha Resi dalam keadaan samadhi. Oleh karena itu disebut juga Sruti yang berarti Sabda suci yang didengar (wahyu). Jadi Weda merupakan himpunan wahyu- wahyu Tuhan.
Weda Sruti yaitu Weda dalam bentuk himpunan wahyu (Sruti), disebut juga Weda Samhita terdiri dari:
Dihimpun oleh Kelompok :
1 Rig Weda
Maha Resi Pulaha
Catur Weda
2 Yajur Weda
Maha Resi Waisampayana
3 Sama Weda
Maha Resi Jaimini.
4 Atharwa Weda
Maha Resi Sumantu.
5 Bhagavad-Gita
Maha Resi Byasa.
Pancamo Weda.

Weda Smrti yaitu tafsir dari Weda Sruti, disusun dengan maksud mempermudah mempelajarinya, terdiri dari dua kelompok yaitu:
Kitab Isinya Kelompok :
1 Siksa
ilmu tentang phonetics
Wedangga
2 Wyakarana
ilmu tata bahasa
3 Chanda
pengetahuan tentang lagu
4 Nirukta
pengetahuan tentang sinonim dan akronim
5 Jyotisa
ilmu astronomi
6 Kalpa
tentang ritual




1
Itihasa
ceritera- ceritera kepahlawanan (epos) terdiri dari Mahabarata dan Ramayana
Upaweda
2
Purana
himpunan ceritera- ceritera (mirip sejarah) tentang peristiwa- peristiwa tertentu dan tentang tradisi.
3
Arthasastra
pengetahuan tentang pemerintahan.
4
Ayurweda
ilmu obat- obatan.
5
Gandarwa Weda
ilmu tentang seni
6
Sarasamuçcaya dan Slokantara
tentang etika dan tata susila.




LAMBANG AGAMA HINDU

Lambang Agama Hindu
Lambang atau simbul dalam keagamaan merupakan sarana pengikat keyakinan umatnya untuk lebih mendekatkan hati dan perasaannya kepada cita- cita hidup keagamaan, disebut juga Niyasa atau Murti Puja. Agama Hindu mempergunakan Swastika sebagai lambang.
Adapun bentuk asli dari lambang Swastika ialah dua garis vertikal dan horisontal bersilang sama sisi, tegak lurus di tengah- tengah (+).
Sebagai kreasi seni budaya yang selalu berkembang, Swastika juga mengalami perkembangan sehingga kemudian menjadi berbentuk demikian.


Swastika menggambarkan keharmonisan perputaran alam semesta dengan segala romantika, dinamika dan dialektikanya. Hal mana pada hakekatnya menunjukkan kemahabesaran Sang Hyang Widhi Wasa selaku Maha Pencipta. Kata Swastika berarti keselamatan atau kesejahteraan. Garis vertikal menunjukkan keharmonisan hubungan manusia dengan pencipta- Nya yaitu Sang Hyang Widhi Wasa, sedangkan garis horisontal menunjukkan keharmonisan hubungan manusia dengan sesamanya, termasuk hubungan manusia dengan alam.Apabila hubungan manusia dengan penciptanya dan hubungan manusia dengan lingkungannya terjalin dengan harmonis, maka manusia akan mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan. Keselamatan dan kesejahteraan adalah hakekat tujuan agama. Keempat garis di ujung- ujung garis vertikal dan garis horisontal menunjukkan arah perputaran Swastika, yaitu berputar ke arah kanan. Jadi Swastika juga melukiskan gerak, yaitu gerak alam semesta yang berputar ke arah kanan. Pada hakekatnya semua isi alam juga mengalami perputaran seperti angin, air, dan sebagainya, untuk menimbulkan keharmonisan di alam ini.



Salam Agama Hindu

Salam Agama Hindu Untuk membina hubungan yang harmonis dan mempererat rasa persaudaraan dalam pergaulan di masyarakat, agama Hindu mengajarkan salam persaudaraan (panganjali) dengan ucapan OM SWASTYASTU. Salam ini dapat juga dipergunakan dalam memulai dan mengakhiri suatu kegiatan. Khusus dalam mengakhiri sesuatu kegiatan dapat juga memakai OM SANTI, SANTI, SANTI, OM yang artinya semoga damai.
Pada waktu mengucapkan salam, kedua tangan dicakupkan di depan dada dengan ujung jari mengarah ke atas, tetapi kalau keadaan tidak memungkinkan, sikap ini boleh tidak dilakukan. Yang menerima salam seyogyanya memberikan jawaban dengan ucapan OM SWASTYASTU dengan sikap yang sama pula.
OM artinya Tuhan, SU artinya baik, ASTI artinya ada dan ASTU artinya semoga, jadi keseluruhannya berarti SEMOGA SELAMAT ATAS RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA. Dengan demikian maka pada setiap kegiatan telah dilaksanakan saling doa mendoakan satu sama lain.






AGAMA DAN DHARMA

Pengertian Agama Kata agama yang dipergunakan oleh umat Hindu dalam hidup berketuhanan Yang Maha Esa berasal dari bahasa Sanskerta dari akar kata gam yang artinya pergi atau perjalana. Urat kata gam ini mendapat prefix a yang berarti tidak dan tambahan a di belakang yang berarti sesuatu atau dapat berfungsi sebagai suffix dalam bahasa Sanskerta guna mengubah kata kerja menjadi kata sifat. Dengan demikian kata agama diartikan sesuatu yang tidak pergi, tidak berubah atau tetap, langgeng (abadi). Yang tidak pernah berubah- ubah atau kekal abadi itu hanyalah Tuhan beserta ajarannya. Sebagai suatu istilah kemudian kata agama mengandung suatu pengertian aturan- aturan atau ajaran- ajaran yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa (Sang Hyang Widhi Wasa) diturunkan berupa wahyu (Sruti) melalui para Nabi (Maha Resi) untuk mengatur alam semesta beserta isinya baik dalam kehidupan rohaniah maupun dalam kehidupan jasmaniah.
Pengertian Dharma Kata Dharma berasal dari bahasa Sanskerta dari akar kata dhr (baca: dri) yang artinya menjinjing, memangku, memelihara, mengatur, atau menuntun. Akar kata dhr ini kemudian berkembang menjadi kata dharma yang mengandung arti hukum yang mengatur dan memelihara alam semesta beserta segala isinya. Dalam hubungan dengan peredaran alam semesta, kata dharma dapat pula berarti kodrat. Sedangkan dalam kehidupan manusia, dharma dapat berarti ajaran, kewajiban atau peraturan- peraturan suci yang memelihara dan menuntun manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup yaitu tingkah laku dan budi pekerti yang luhur.
Istilah Hindu yang dipergunakan sekarang sebagai nama agama pada umumnya tidak dikenal pada jaman klasik. Beratus- ratus tahun sebelum tahun masehi, penganut ajaran kitab suci Weda tumbuh subur dan berkembang pesat dalam masyarakat, sehingga para ahli menyebutkannya dengan nama agama Weda atau Jaman Weda.
Kemudian Hindu dipakai nama dengan mengambil nama tempat di mana agama itu mulai berkembang, yakni di sekitar sungai Sindu atau Indus. Kata Sindu inilah yang kemudian berubah menjadi kata Hindu karena terkena pengaruh hukum metathesis dalam bahasa Sanskerta di mana penggunaan huruf s dan h dapat ditukar- tukar, misalnya kata Soma dapat menjadi kata Homa, kata Satima dapat menjadi Hatima, dan sebagainya.Kata Hindu atau Sindu dalam bahasa Sanskerta adalah tergolong kata benda masculine, yang berarti titik- titik air, sungai, laut, atau samudra. Air melambangkan Amrita yang diartikan air kehidupan yang kekal abadi, dipergunakan dalam upacara- upacara agama Hindu dalam bentuk tirtha (air suci).
Istilah agama dengan istilah dharma mempunyai pengertian yang sulit dibedakan, maka dalam kaitannya dengan nama agama Hindu biasa juga disebut Hindu Dharma, bahkan di India lebih umum nama ini dipakai.
Tujuan Agama Hindu Di dalam kitab suci Weda dijelaskan tujuan agama sebagai tercantum dalam sloka MOKSARTHAM JAGADHITA YA CA ITI DHARMAH yang artinya bahwa tujuan agama atau dharma adalah untuk mencapai jagadhita dan moksa. Moksa juga disebut Mukti artinya mencapai kebebasan jiwatman atau juga disebut mencapai kebahagiaan rohani yang langgeng di akhirat. Jagadhita juga disebut bhukti yaitu kemakmuran dan kebahagiaan setiap orang, masyarakat, maupun negara.
Jadi secara garis besar tujuan agama Hindu adalah untuk mengantarkan umatnya dalam mencapai kesejahteraan hidup di dunia ini maupun mencapai moksa yaitu kebahagiaan di akhirat kelak.
Moksa
Tujuan hidup umat Hindu ialah mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin (moksartham jagadhita). Kebahagiaan batin yang tertinggi ialah bersatunya Atman dengan Brahman yang disebut Moksa. Moksa atau mukti atau nirwana berarti kebebasan, kemerdekaan atau terlepas dari ikatan karma, kelahiran, kematian, dan belenggu maya/ penderitaan hidup keduniawian. Moksa adalah tujuan terakhir bagi umat Hindu. Dengan menghayati dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari- hari secara baik dan benar, misalnya dengan menjalankan sembahyang batin dengan menetapkan cipta (Dharana), memusatkan cipta (Dhyana) dan mengheningkan cipta (Semadhi), manusia berangsur- angsur akan dapat mencapai tujuan hidupnya yang tertinggi ialah bebas dari segala ikatan keduniawian, untuk mencapai bersatunya Atman dengan Brahman.
Kebebasan yang sulit dicapai banyak makhluk akan lahir dan mati. serta hidup kembali tanpa kemauannya sendiri. Akan tetapi masih ada satu yang tak tampak dan kekal, tiada binasa dikala semua makhluk binasa. Nah, yang tak tampak dan kekal itulah harus menjadi tujuan utama supaya tidak lagi mengalami penjelmaan ke dunia, tetapi mencapai tempat Brahman yang tertinggi.
Jika kita selalu ingat kepada Brahman, berbuat demi Brahman maka tak usah disangsikan lagi kita akan kembali kepada Brahman. Untuk mencapai ini orang harus selalu berusaha, berbuat baik sesuai dengan ajaran agamanya. Kitab suci telah menunjukkan bagaimana caranya orang melaksanakan pelepasan dirinya dari ikatan maya agar akhirnya Atman dapat bersatu dengan Brahman (suka tan pawali duka), sehingga penderitaan dapat dikikis habis dan tidak lagi menjelma ke dunia ini sebagai hukuman, tetapi sebagai penolong sesama manusia, sebagai AWATARA.

Kami bergerak dalam bisnis perdagangan yang berbasis kerajinan tangan yang berbahan baku Lontar,Kulit pisang,lontar yang sudah di tenun dan di warnai,Kain dll. Kami juga menerima pesanan sesuai kebutuhan (model menurut pesanan) juga menyediakan souvenir, aksesoris dan hiasan lainnya.

Best Regards :
ARY ADI
Telp : 0361 - 2078419
Mobile : 081916353608
Indonesia